Showing posts with label HTML/PHP. Show all posts
Showing posts with label HTML/PHP. Show all posts

Sunday

Testing New Post 2014

https://sites.google.com/site/chaerunasa420/GAME%20EDUKASI%20Versi2.swf


<object classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=5,0,0,0" width="147" height="34">
<param name="movie" value="https://sites.google.com/site/chaerunasa420/GAME%20EDUKASI%20Versi2.swf" />
<param name="quality" value="high" />
<embed src="https://sites.google.com/site/chaerunasa420/GAME%20EDUKASI%20Versi2.swf" quality="high" pluginspage="http://www.macromedia.com/shockwave/download/index.cgi?P1_Prod_Version=ShockwaveFlash" type="application/x-shockwave-flash" width="147" height="34" ></embed>
</object>

center>
<object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" codebase="http://fpdownload.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=7,0,0,0" id="sepatubush" align="middle" height="300" width="430">
<param name="allowScriptAccess" value="sameDomain">
<param name="movie" value="GAME%20EDUKASI%20Versi2.swf">
<param name="quality" value="high">
<param name="bgcolor" value="#ffffff">
<embed src='"https://sites.google.com/site/chaerunasa420/GAME%20EDUKASI%20Versi2.swf" quality="high" bgcolor="#ffffff" name="edittag" allowscriptaccess="sameDomain" type="application/x-shockwave-flash" pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer" align="middle" height="300" width="430">
</embed>
</object>
</center>

Cara Setting Virtual Host (Tanpa DNS Server)

Mungkin bagi kalian seorang web developer sudah tahu atau mungkin sudah pernah mengenal apa itu “virtual host”…

Iya Virtual Host adalah sebuah alamat virtual secara lokal sehingga Anda dapat memberikan nama website bukan dengan nama “localhost” lagi untuk sekedar uji coba di rumah, tapi kalau untuk menggunakan fasilitas Internet matikan fungsi ini, terutama pengubahan file “host“pada direktori Windows kembalikan seperti semula.

Tanpa ada koneksi internetpun, saya dapat membuka www.novaku.com hanya dengan bermodalkan Apache Web Server.

Web Server – Apache
Aplikasi pendukung lainnya untuk web developer, seperti PHP, MySQL, dll

Lalu lakukan konfigurasi seperti berikut :

Cari file ‘hosts’ :

Pada windows XP : ‘c:\windows\system32\drivers\etc\’
Pada windows 98 ada pada ‘c:\windows\hosts’
Pada file ‘hosts’ baris pertama (localhost) sudah ada secara default.
Tambahkan satu atau lebih baris dengan IP addressnya. Sebagai contoh :

127.0.0.1 localhost
127.0.0.1 www.nova.com
192.168.0.1 www.serverku.net


Cari file ‘httpd.conf’ : Pada ‘C:\Program Files\Apache Group\Apache\conf\’
Pada file ‘httpd.conf’ lakukan beberapa seting yaitu :

ServerName : isi dengan ServerName *:80
NameVirtualHost : isi dengan NameVirtualHost *:80
VirtualHost : tambahkan baris berikut


ServerAdmin info@nova.com
DocumentRoot “C:\Program Files\Apache Group\Apache2\htdocs\nova”
ServerName www.nova.com
ErrorLog logs/www.nova.com-error_log
CustomLog logs/www.nova.com-access_log common


Catatan :
* DocumentRoot akan mengacu pada direktory utama file PHP yang anda simpan.
* ServerName akan menjadi nama host Anda

Tuesday

Host (All About HOST )

Hosting adalah jasa layanan internet yang menyediakan sumber daya server-server untuk disewakan sehingga memungkinkan organisasi atau individu menempatkan informasi di internet berupa HTTP, FTP, EMAIL atau DNS. Server hosting terdiri dari gabungan server-server atau sebuah server yang terhubung dengan jaringan internet berkecepatan tinggi.

Jenis-Jenis Hosting yang Ada

Ada beberapa jenis layanan hosting yaitu shared hosting, VPS atau Virtual Dedicated Server, dedicated server, colocation server.

Shared Hosting adalah menggunakan server hosting bersama sama dengan pengguna lain satu server dipergunakan oleh lebih dari satu nama domain. Artinya dalam satu server tersebut terdapat beberapa account yang dibedakan antara account satu dan lainnya dengan username dan password.
VPS, Virtual Private Server, atau juga dikenal sebagai Virtual Dedicated Server merupakan proses virtualisasi dari lingkungan software sistem operasi yang dipergunakan oleh server. Karena lingkungan ini merupakan lingkungan virtual, hal tersebut memungkinkan untuk menginstall sistem operasi yang dapat berjalan diatas sistem operasi lain.
Dedicated Server adalah penggunaan server yang dikhususkan untuk aplikasi yang lebih besar dan tidak bisa dioperasikan dalam shared hosting atau virtual dedicated server. Dalam hal ini, penyediaan server ditanggung oleh perusahaan hosting yang biasanya bekerja sama dengan vendor.
Colocation Server adalah layanan penyewaan tempat untuk meletakkan server yang dipergunakan untuk hosting. Server disediakan oleh pelanggan yang biasanya bekerja sama dengan vendor.

Mengapa Blogger Memerlukan Hosting?

Yap, sebagai seorang blogger tentunya secara anda sadari atau tidak pasti membutuhkan tempat mempublikasikan tulisan anda ke dunia internet. Contohnya jika anda mempunyai blog di WordPress.com, Blogger.com, Multiply.com, DagDigDug.com, dan jasa blog lainnya, otomatis anda telah memakai jasa hosting yang mereka sediakan. Tapi jika anda memilih untuk self-hosted seperti Bloggingly ini :D , maka tentunya anda harus memiliki sewa hosting sendiri.

Memilih Jasa Web Hosting yang Baik

Ketika anda memutuskan untuk memiliki blog atau website yang hosting sebdiri, maka anda harus bisa memilih-milih jasa web hosting yang baik. Yang harus anda perhatikan ketika memilih hosting untuk blog atau website anda adalah:

Kebutuhan anda terhadap space dan bandwidth. Semakin banyak tulisan anda, maka semakin besar space yang akan dibutuhkan. Semakin banyak pengunjung blog anda maka semakin besar bandwidth yang dibutuhkan agar tidak terjadi server full load
Perhatikan layanan dan fitur dari tempat anda akan menghostingkan blog atau website anda. Bisa mencakup software apa saja yang ada di hostingnya serta support dari jasa hostingnya.
Target pembaca. Jika anda memilih target pembaca dari dalam negeri ada baiknya menggunakan server lokal saja agar lebih menghemat bandwidth. Tetapi jika anda memilih target yang glogal, maka tak ada salahnya anda memilih server luar negeri seperti di Amerika. Tapi keadaan ini tidaklah mutlak :D
Harga yang pas. Konsultasikan kepada mereka yang lebih paham tentang kebutuhan hosting anda agar jasa yang anda sewa sesuai dengan uang yang akan anda keluarkan.

Cara Menyewa Web Hosting

Untuk menyewa jasa hosting anda perlu mengetahui hosting mana saja yang tersedia di tempat anda atau setidaknya di Indonesia.
Kemudian anda klik bagian registrasi dari setiap halaman utama jasa hosting tersebut.
Ikuti saja langkah yang di instruksikan seperti memilih nama domain, cek ketersediaan nama domain yang anda inginkan seperti di IDwebhost.com, dan selesaikan pembayarannya.
Jika hosting anda sudah online biasanya anda akan mendapat email dari penyedia jasa atau chat saja officer yang sedang online di homepagenya.

Monday

Looping pada PHP

1. While Loops

syntax untuk while loop:

while (expression)
{
code to
execute;
}

contoh while loop yang menghitung sampai 10

script————-

<?php
$num = 1;

while ($num <= 10){
print “Number is $num<br />\n”;
$num++;
}

print ‘Done.’;
?>

script————-

menghasilkan:

Number is 1
Number is 2
Number is 3
Number is 4
Number is 5
Number is 6
Number is 7
Number is 8
Number is 9
Number is 10
Done.

script nya akan me-loop sampai 10 dan script $num++ bertambah 1

2. For Loops
syntax untuk For Loops adalah

for (initialization expression; test expression; modification expression){
code that is executed;
}

contoh script untuk for loop:

script————-

<?php
for ($num = 1; $num <= 10; $num++) {
print “Number is $num<br />\n”;
}
?>

script————-

menghasilkan:

Number is 1
Number is 2
Number is 3
Number is 4
Number is 5
Number is 6
Number is 7
Number is 8
Number is 9
Number is 10

3. Menghentikan sebuah Loop

contoh Menghentikan sebuah Loop untuk menghindari Loop:

script————-

<?php

$counter = -3;

for (; $counter < 10; $counter++){
// Check for division by zero
if ($counter == 0){
echo “Stopping to avoid zero.”;
break;
}

echo “100/$counter<br />”;
}

?>

script————-

menghasilkan:

100/-3
100/-2
100/-1
Stopping to avoid division by zero.

*dia akan loop sampai fungsi if dan karena ada script break, maka proses akan berhenti
*script ini suatu saat akan berguna “Trust me”

4. continue Statements

penggunaan continue selain break

script————-

<?php

$counter =- 3;

for (; $counter < 10; $counter++){
// Check for division by zero
if ($counter == 0){
echo “Skipping to avoid zero.<br />”;
continue;
}

echo “100/$counter<br />”;
}

?>

script————-

menghasilkan:

100/-3
100/-2
100/-1
Skipping to avoid zero.
100/1
100/2
100/3
100/4
100/5
100/6
100/7
100/8
100/9

*dia akan loop sampai fungsi if dan karena ada script continue, maka proses akan berhenti mengganti angka 0 menjadi
Skipping to avoid zero, lalu looping akan di lanjutkan kembali

Wednesday

uncode dan Decode HTML

Cara Posting HTML Di Artikel


Cara Uncode file HTML yang ingin di postingkan cukup dengan cara copy code HTML lalu paste di table bawah ini lalu convert copy hasil convert tadi ke postingan kalian.. alhasil code HTML tidak jalan di postingan kalian.. Check this out.. :



Widget By: Chaerunasa



Atau dengan Web Lain : www.centricle.com

Fungsi String PHP

nt posisi , int posisi)

Contoh :

substr("",0,3); // menghasilkan string "abc"

substr(“abcdefg”,3,2); // menghasilkan string “de”



SubStr_Count

Digunakan untuk menghitung jumlah sub string dalam suatu string

Sintaks: substr_count( string , string substring)

Contoh :

substr_count("This is a test","is"); //menghasilkan nilai 2



UCFirst

Digunakan untuk mengganti karakter pertama pada suatu string menjadi huruf besar.

Sintaks: ucfirst(string)



UCWords

Digunakan untuk mengganti karakter pertama pada setiap kata dalam suatu string menjadi huruf besar.

Sintaks: ucwords(string)

Tuesday

Tag HTML untuk Pengaturan Teks

Tag HTML untuk Pengaturan Teks

1. Headers
Digunakan untuk mengatur ukuran huruf pada header.
Mempunyai nilai antara 1 – 6 atau antara < H1 > sampai < H6 >.
< H1 > merupakan ukuran terbesar dan < H6 > merupakan ukuran terkecil.

2. Paragraph Baru
< P > teks anda < /P > = Digunakan untuk pindah alinea atau paragraf.

3. Line Break
< BR > = Digunakan untuk pindah ke baris baru.

4. No Line Break
< NOBR > = Digunakan untuk teks yang panjang tidak secara otomatis pindah baris bawahnya jika baris pertama sudah terlalu panjang.

5. Font
< FONT > = Digunakan untuk mendefinisikan berbagai attribut FONT seperti : SIZE, FACE dan COLOR.

6. Size
Digunakan untuk mengatur ukuran huruf yang berkisar antara 1 – 7 dengan 1 merupakan ukuran terkecil dan 7 merupakan ukuran terbesar.

7. Face
Digunakan untuk mengatur jenis atau nama font. Anda bisa memilih jenis atau nama font maksimal 3 dan masing-masing dipisahkan oleh koma.

8. Color
Digunakan untuk mengatur warna teks anda.
Berikut adalah contoh penulisan untuk tag Font, Size, Face dan Color :
< FONT SIZE=3 FACE=”Verdana, Arial, Georgia” COLOR=”#0000FF” >contoh teks anda< /FONT >
Hasil dari penulisan di atas : contoh teks anda

9. Bold
Contoh penulisan tag : < B >teks anda< /B >
Hasil penulisan tag : teks anda

10. Italic
Contoh penulisan tag : < I >teks anda< /I >
Hasil penulisan tag : teks anda

11. Underscore
Contoh penulisan tag : < U >teks anda< /U >
Hasil penulisan tag : teks anda

12. Typewriter
Contoh penulisan tag : < TT >teks anda< /TT >
Hasil penulisan tag : teks anda


13. Strikeout
Contoh penulisan tag : teks anda
Hasil penulisan tag : teks anda

14. Strong
Contoh penulisan tag : < Strong >teks anda< /Strong >
Hasil penulisan tag : teks anda

15. Cite
Digunakan untuk quoting text
Contoh penulisan tag : < CITE >teks anda< /CITE >
Hasil penulisan tag : teks anda

16. Code
Digunakan untuk memperlihatkan kode HTML pada dokumen HTML anda
Contoh penulisan tag : < CODE >teks anda< /CODE >
Hasil penulisan tag : teks anda

17. SUP
Contoh penulisan tag : < SUP >teks anda< /SUP >
Hasil penulisan tag : teks anda

18. SUB
Contoh penulisan tag : < SUB >teks anda< /SUB >
Hasil penulisan tag : teks anda

19. Q
Digunakan untuk membuat short inline quotation
Contoh penulisan tag : < Q >teks anda< /Q >
Hasil penulisan tag : teks anda

20. VAR
Digunakan untuk membuat nama variable selalu dalam italics
Contoh penulisan tag : < VAR >teks anda< /VAR >
Hasil penulisan tag : teks anda

Tools Untuk Optimasi Script PHP

PHP merupakan script yang paling banyak digunakan dalam pembuatan website di dunia. Jika anda sering membuat website dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP, berikut saya memberikan sebuah informasi tentang beberapa tools yang dapat anda gunakan untuk mengoptimalkan script PHP anda.

1. PHPUnit
PHPUnit merupakan tool yang dapat membantu anda untuk menguji stabilitas dan skalabilitas pada aplikasi web Anda.
PHPUnit juga mendukung penyimpanan hasil tes dan data dalam cakupan kode Test Database.
Download : http://www.phpunit.de/

2. SimpleTest
SimpleTest merupakan open source pengujian framework untuk bahasa pemrograman PHP yang dibuat oleh Marcus Baker.
Ujian struktur mirip dengan JUnit / PHPUnit.
SimpleTest mendukung mock objek dan dapat digunakan untuk pengujian regresi secara otomatis dari aplikasi web dengan scriptable HTTP Klien yang dapat di parse pada halaman HTML dan hal-hal seperti mensimulasikan mengklik link dan bentuk submittings.
Download : http://www.simpletest.org/

3. PHP_CodeSniffer
PHP_CodeSniffer adalah tool untuk mendeteksi kesalahan dalam menerapkan coding yang standar.
PHP_CodeSniffer merupakan tool yang akan memastikan bahwa kode anda tetap bersih dan konsisten.
PHP_CodeSniffer juga bisa membantu mencegah beberapa kesalahan umum semantik yang dibuat oleh developers.
Download : http://matrix.squiz.net/developer/tools/php_cs

4. dBug
dBug adalah ColdFusion’s cfDump untuk PHP.
Ini merupakan tool sederhana untuk outputting data tabel yang berisi informasi tentang array, class , objects, database resources dan XML resources.
dBug sangat bermanfaat untuk keperluan debugging.
Download : http://dbug.ospinto.com/

5. Selenium
Selenium Remote Control (RC) adalah sebuah tool yang memungkinkan anda untuk menulis secara otomatis aplikasi Web UI dalam bahasa pemrograman apapun terhadap setiap situs web HTTP yang menggunakan JavaScript-enabled browser.
Dapat digunakan dengan PHPUnit untuk membuat dan menjalankan test secara otomatis dalam web browser Web.
Download : http://seleniumhq.org/projects/remote-control/

Monday

Sintaks Dasar PHP 1

Melanjutkan posting asal php, kali ini belajar sintaks dasar php. Blok script PHP diawali dengan . Blok script PHP dapat ditempatkan dimanapun dalam dokumen.



Hello World

print dan echo untuk output



saya’); ?>
//This is a comment
/*This is
a comment block
*/
?>




print dan echo
untuk output
a semicolon (;) diakhir setiap statement (dapat dihilangkan pada akhir block/file)
// untuk komentar 1 baris
/* dan */ untuk blok komentar.

Variabel dan Tipe data
Semua variable dalam PHP dimulai dengan simbol $. Tipe variable ditentukan oleh konteks dimana variable digunakan.
4 tipe DATA :
1. boolean : TRUE atau FALSE
2. integer : hanya numbers
3. float : float point numbers
4. string : single quoted & double quoted




$foo = True; if ($foo) echo “It is TRUE!
n”;
$txt=’1234′; echo “$txt
n”;
$a = 1234; echo “$a
n”;
$a = -123;
echo “$a
n”;
$a = 1.234;
echo “$a
n”;
$a = 1.2e3;
echo “$a
n”;
$a = 7E-10;
echo “$a
n”;
echo ‘Arnold once said: “I’ll be back”‘, “
n”;
$beer = ‘Heineken’;
echo “$beer’s taste is great
n”;
$str = <<Example of string
spanning multiple lines
using heredoc syntax.
EOD;
Echo $str;
?>



Arrays

Array dalam PHP adalah map yang terurut. Map adalah tipe yang memetakan value ke key. Atau kumpulan beberapa data yang disimpan dalam satu variabel

$arr = array(”foo” => “bar”, 12 => true);
echo $arr["foo"]; // bar
echo $arr[12]; // 1
?>

array() = membuat array
key = integer atau string.
value = tipe PHP.

array(5 => 43, 32, 56, “b” => 12);
array(5 => 43, 6 => 32, 7 => 56, “b” => 12);
?>

ika no key, the maximum of the integer indices + 1.
jika an existing key, its value will be overwritten.

$arr = array(5 => 1, 12 => 2);
$arr[] = 56; // the same as $arr[13] = 56;
$arr["x"] = 42; // menambah elemen baru
unset($arr[5]); // menghapus elemen
unset($arr); // menghapus array
$a = array(1 => ‘one’, 2 => ‘two’, 3 => ‘three’);
unset($a[2]);
$b = array_values($a);
?>

Constants

Constant adalah identifier (nama) untuk value sederhana. Constant adaah case-sensitive. Berdasarkan konvensi, nama constant selalu uppercase.

// Valid constant names
define(”FOO”, “something”);
define(”FOO2″, “something else”);
define(”FOO_BAR”, “something more”);
// Invalid constant names
define(”2FOO”, “something”);

// This is valid, but should be avoided:
// PHP may one day provide a magical constant
// that will break your script
define(”__FOO__”, “something”);
?>

Anda dapat memakai constants dimanapun dalam script without regard to scope.

Operator
Operator berguna untuk melakukan suatu operasi pada suatu nilai. Operator di PHP sangatlah
umum sehingga mudah untuk dipahami. Disini kita akan membahas operator yang sering
digunakan.
Operator Aritmatika
$x + $y ; //untuk penjumlahan
$x - $y ; //untuk pengurangan
$x * $y ; //untuk perkalian
$x / $y ; //untuk pembagian 34
$x % $y ; //untuk sisa hasil bagi
Operator Assignment
$x = $y ;
$x += 1; //sama dengan $x = $x + 1;
$x -= 1; //sama dengan $x = $x - 1;
$x *= 1; //sama dengan $x = $x * 1;
$x /= 1; //sama dengan $x = $x / 1;
Operator Perbandingan
$x == $y; //sama dengan, jika $x sama dengan $y akan menghasilkan TRUE, jika
tidak sama menghasilkan FALSE
$x === $y; //identik
$x != $y; //tidak sama dengan
$x < $y; //lebih kecil dari
$x > $y; //lebih besar dari
$x <= $y; //lebih kecil atau sama dengan
$x >= $y; //lebih besar atau sama dengan
Operator Increment dan Decrement
$x++; //operasi dilaksanakan, baru nilai $x ditambah satu
$x–; //operasi dilaksanakan, baru nilai $x dikurang satu
++$x; //sama dengan nilai $x ditambah satu baru operasi dijalankan
–$x; //sama dengan nilai $x dikurang satu baru operasi dijalankan

STATEMENT

Conditionals: if else
Melakukan tindakan jika kondisi bernilai benar.




$d=date(”D”);
if ($d==”Fri”)
echo “Have a nice weekend!
”;
else
echo “Have a nice day!
”;
$x=10;
if ($x==10)
{
echo “Hello
”;
echo “Good morning
”;
}
?>



if (kondisi)
kode yg akan dieksekusi jika kondisi adalah benar (true);

else
kode yg akan dieksekusi jika kondisi adalah salah (false);

Conditionals: switch
Dapat memilih satu dari banyak pilihan untuk dieksekusi.




$x=2;
switch ($x)
{
case 1:
echo “Number 1″;
break;
case 2:
echo “Number 2″;
break;
case 3:
echo “Number 3″;
break;
default:
echo “No number between 1 and 3″;
}
?>



switch (expression)
{
case label1:
kode yang akan dieksekusi jika expression = label1;
break;
case label2:
kode yang akan dieksekusi jika expression = label2;
break;
default:
kode yang akan dieksekusi jika expression is different
from both label1 and label2;
}

Looping: while dan do-while
Dapat loop bergantung pada kondisi



$i=1;
while($i<=5)
{
echo “The number is $i
”;
$i++;
}
?>



Looping While = loop ke dalam sebuah blok kode jika dan selama kondisi tertentu adalah true




$i=0;
do
{
$i++;
echo “The number is $i
”;
}
while($i<5);
?>




Looping do-while = loop ke dalam sebuah blok kode sekali, dan kemudian mengulangi loop selama kondisi tertentu adalah true

Lopping: for and foreach
Dapat melakukan pengulangan bergantung kepada satu “konter”

for ($i=1; $i<=5; $i++)
{
echo “Hello World!
”;
}
?>

loop ke dalam sebuah blok kode sebanyak yang ditentukan

$a_array = array(1, 2, 3, 4);
foreach ($a_array as $value)
{
$value = $value * 2;
}
// $a_array is now array(2, 4, 6, 8 ) ?>

$a_array=array(”a”,”b”,”c”);
foreach ($a_array as $key=>$value)
{
echo $key.” = “.$value.”n”;
}
?>

loop ke dalam sebuah blok kode untuk setiap elemen dalam array

Functions
Dapat mendefinisikan sebuah fungsi menggunakan sintaks seperti berikut :

function nama_fungsi($arg_1, $arg_2, /* …, */ $arg_n)
{
blok pernyataan fungsi;
}
?>

function jumlah($x,$y)
{
$z = $z + $y ;
return($z);
}
?>

Variable Scope
The scope of a variable is the context within which it is defined.

$a = 1; /* global scope */
function Test()
{
echo $a=5;
/* reference to local scope variable */
}
Test();
?>

Including Files
Statemen include() mengikutsertakan dan mengevaluasi file tertentu.

Buat file vars.php
$color = ‘green’;
$fruit = ‘apple’;
?>

Buat file test.php
echo “A $color $fruit”; // A
include ‘vars.php’;
echo “A $color $fruit”; // A green apple
?>

Sunday

Struktur Kontrol Pada PHP

Secara mendasar maka struktur program dapat memiliki kombinasi struktur kontrol :
1. Urutan (sequence)
2. Pemilihan (selection)
3. Pengulangan (iteration)

if
Sintaks :
If(ekspresi){
Perintah1;
Perintah2;
Peritnah3;

}

Atau secara sederhana sintaksnya adalah :
If(ekspresi) perintahnya;
Struktur if merupakan struktur kontrol pemilihan yang digunakan untuk pemeriksaan apakah perintah-perintah yang ada didalam blok if dikerjakan atau tidak. Perintah dalam blok if akan dikerjakan apabila nilai dari ekspresi didalam if bernilai benar (true).

else
Kontrol struktur else merupakan pelengkap dari kontrol struktur if, digunakan untuk memberikan alternatif urutan perintah yang harus dilakukan apabila ada hal proses yang mempunyai dua alternatif benar atau salah. Else merupakan bagian seurutan perintah yang harus dikerjakan apabila hasil evaluasi dari ekspresi pada if bernilai salah.
Sintaks :
If(ekspresi){
Perintah1;
Perintah2;
Perintah3;


} else {
Perintaha;
Perintahb;
Perintahc;


}

Blok pada bagian else merupakan blok perintah yang harus dikerjakan apabila nilai ekspresi dari suatu if bernilai salah (false).

elseif
Nilai hasil suatu ekspresi bisa bukan merupakan dua nilai, benar atau salah, true atau false, tetapi bisa banyak nilai. Bentuk if … else digunakan untuk memutuskan suatu blok perintah yang harus dikerjakan berdasarkan dua macam nilai yang dihasilkan, benar atau salah saja. Jika lebih dari dua maka harus digunakan struktur kontrol yang dapat memenuhi kebutuhan ini.

Struktur kontrol if … elseif menyederhanakan model struktur kontrol if … else.
Sintaks :
If(ekspresi1){
Perintah1;
Perintah2;
Perintah3;


} elseif(ekspresi2) {
Perintaha;
Perintahb;
Perintahc;


}

Struktur kontrol elseif mengharuskan proses pemeriksaan kembali ekspresi apabila nilai ekspresi pada if bernilai salah, karena belum tentu nilai salah dalam if pasti benar nilai ekspresinya untuk bagian else. Untuk itu perlu diperiksa lagi apakah benar nilai salah pada bagian if adalah benar untuk bagian else.

switch
Switch merupakan bentuk struktur kontrol yang dapat lebih menyederhanakan bentuk dari if … else atau pun bentuk elseif. Pada bentuk switch ini digunakan untuk mengganti seurutan pemeriksaan if pada suatu hasil ekspresi dengan beberapa nilai.

Sintaks :
Switch($var){
Case nilai1:
Perintah_nilai1;
Break;
Case nilai2:
Perintah_nilai2;
Break;
Case nilai3:
Perintah_nilai3;
Break;
[default:
Perintah_nilai_default;
]
}

Kontrol switch digunakan untuk mengevaluasi suatu ekspresi dengan kemungkinan banyak nilai dan banyak perintah yang harus dieksekusi berdasarkan ekspresi dan nilainya.

Blok default pada sintaks di atas tidak harus ada, default sama dengan else dalam bentuk if … else atau elseif, tempat blok perintah yang harus dilakukan tanpa harus diperiksa lagi hasil dari suatu ekspresi.

break
Break merupakan perintah yang digunakan untuk keluar dari suatu blok. Pada kasus switch menyebabkan suatu proses pemeriksaan terhadap suatu nilai tidak harus dilakukan, langsung keluar dari blok switch apabila nilai ekspresi sudah ada yang memenuhi. Jika tidak diberikan break maka ekspresi berikutnya pada case akan dianggap benar dan dieksekusi.

while
While adalah salah bentuk pengulangan. Struktur kontrol ini memungkinkan seurutan perintah untuk dieksekusi berulang-ulang. Jumlah pengulangan yang harus dilakukan ditentukan oleh nilai dari suatu ekspresi.

Sintaks :
While(ekspresi){
Perintah1;
Perintah2;

}

Perintah-perintah dalam while akan dikerjakan apabila nilai dari ekspresi dalam while bernilai benar. Dalam blok perintah ini harus ada proses yang melakukan perubahan nilai agar ekspresi yang diperiksa oleh while menjadi salah, apabila tidak ada perubahan nilai pada bagian ekspresi maka akan terjadi pengulangan tiada henti (never ending loop/ loop forever).

Perintah-perintah dalam struktur kontrol while bisa jadi tidak akan dikerjakan sama sekali apabila pemeriksaan pertama pada while menghasilkan nilai salah.

do … while
do … while berfungsi sama yaitu membuat suatu blok perintah didalamnya untuk diulang-ulang eksekusi perintahnya. Perbedaannya adalah pada do … while proses pemeriksaan ekspresi dilakukan pada bagian akhir dari blok pengulangan. Perintah dalam blok akan dikerjakan selama kondisinya masih benar.

Sintaks :
do {
perintah1;
perintah2;
} while (ekspresi)

for
for merupakan struktur kontrol pengulangan dengan jumlah pengulangan dapat ditentukan berapa kali harus dilakukan. Pengulangan dengan menggunakan bilangan sebagai penghitung.

Sintaks :
for($c=nilaiawal; $c value){
perintah1;
perintah2;

}

continue
continue digunakan didalam suatu struktur pengulangan untuk meloncat agar sebagian dari perintah setelah continue dilewati, tidak harus dikerjakan. Perintah dilanjutkan mulai awal pengulangan apabila kondisi masih memenuhi syarat untuk melakukan pengulangan.

continue ini dapat diterapkan untuk semua struktur kontrol yang disediakan oleh PHP.